Hasil Rancangan Project PPKN Kelompok 2


Bela Negara Ditengah Wabah COVID-19


 Definisi bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Dengan melaksanakan kewajiban bela bangsa, menjadi bukti dan proses bagi seluruh warga negara untuk menunjukkan kesediaan mereka dalam berbakti pada nusa dan bangsa. Sekaligus menjadi bukti pemahaman mengenai bela negara. Pemahaman tersebut bisa dilakukan dengan terbinanya hubungan baik antar sesama warga negara hingga proses kerja sama untuk menghadapi ancaman dari pihak asing secara nyata.


Bela negara bukanlah tugas dan tanggung jawab para militer, namun merupakan tugas dan tanggung jawab kita semua warga Indonesia. Aaat ini terjadi pergeseran ancaman yang selama ini adalah ancaman militer menjadi ancaman non militer. Dan karena saat ini adalah ancaman non militer, maka yang lebih berkompeten dalam menghadapi Covid 19 ini adalah para medis, yakni dokter dan perawat. Merekalah yang ada di barisan depan untuk melawan ancaman non militer ini. Dan inilah merupakan wujud dari bela negara dalam menghadapi Pandemi Covid 19. Kesiapan tenaga medis Indonesia bisa dibilang kurang siap dalam menghadapi penyakit ini. Hal ini bisa dilihat dari kurangnya APD (Alat Perlindungan Diri) dan banyaknya tenaga medis yang meninggalnya karena penyakit ini. Tentu saja standar kesiapan suatu negara dalam menangani pasien COVID-19 berbeda-beda. Begitu pula dengan Indonesia, yang berusaha dengan sekuat tenaga untuk mengobati para pasien COVID-19. Yang sangat disayangkan adalah APD yang digunakan tenaga medis Indonesia yang (dengan inisiatif sendiri) tidak sepenuhnya dapat melindungi diri mereka dari penyakit ini. Ada yang menggunakan jas hujan, yang tentu saja ini sangat berbahaya karena jas hujan tidak dapat melindungi tenaga medis tersebut sepenuhnya.


Meskipun begitu, para dokter dan perawat di rumah sakit tetap bekerja sepenuh hati demi menuntaskan rantai COVID-19 yang mewabah di Indonesia, meskipun nyawa adalah taruhannya. Ketidaksiapan dunia medis di Indonesia yang menyebabkan kematian para dokter sungguh disayangkan karena merekalah yang berada di baris paling depan memberantas COVID-19.

“Setiap warga negara Indonesia harus merasa terpanggil untuk ikut serta dalam membela negara, menyelamatkan negara dari pandemi covid-19 ini, sesuai Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. Yang artinya, setiap warga negara memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dari negara serta wajib untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara. *Membela negara bukan hanya dalam wujud perang bersenjata, melainkan juga dalam perang melawan covid-19 dengan berbagai cara dan daya yang dimiliki tiap-tiap individu.


Perjuangan kita melawan covid-19 masih panjang. Sinergi dan kolaborasi seluruh lapisan komponen masyarakat dibutuhkan untuk menang dalam pertempuran ini. Yakin dan optimistislah bahwa dengan bekerja sama kita bisa mengatasi krisis ini dan kembali beraktivitas seperti sediakala. Bersama Tuhan, mari kita bahu-membahu melawan covid-19, Oleh karena itu marilah kita melaksanakan bela negara dengan protokol kesehatan yang tersedia dan selalu menggunakan masker agar tidak terjangkit COVID-19.

Hal-hal yang dapat kita lakukan sebagai pelajar untuk mewujudkan sikap bela negara adalah dengan cara b elajar dengan rajin, menjaga nama baik sekolah, baik itu didalam sekolah maupun di luar sekolah, mematuhi semua tata tertib sekolah dengan tertib, mengikuti kegiatan belajar mengajar, dan mencintai produk dalam negeri. Menurut saya itu lah hal yang paling realisitis seorang pelajar lakukan untuk melakukan sikap bela negara, oleh karena itu kita sebagai tulang punggung masa depan Indonesia harus memiliki sikap mencintain negara sendiri agar di kemudian hari tidak akan ada penjajahan lagi.





Komentar